Subscribe

Powered By

Free XML Skins for Blogger

Powered by Blogger

Showing posts with label film must watch. Show all posts
Showing posts with label film must watch. Show all posts

Thursday, February 12, 2009

the curious case of benjamin button


the heir of buttons company who had a life led in reverse

apa emang ada penyakit yang diderita Brad Pitt di film ini dalam kehidupan nyata ya?hihi. lahir dengan fisik seorang kakek umur 86tahun. pada umur tujuh tahun mirip dengan aki-aki yang perlu bantuan kursi roda untuk kemana, rambutnya memutih, botak, dan berkacamata. wajahnya pun juga mirip kakek-kakek. tahun berlalu, biologically he grow younger, tapi fisiknya seperti kakek umur 60-70tahun an(umur 17tahun lo actually). waktu berlalu dia bertambah umur, dan bertambah muda. orang-orang disekitarnya sudah yang dulu saat dia masih kecil, masih muda,sekarang tua,kalo Benjamin kebalikannya, bertambah muda.
waktu umurnya pas (maksud saya pas, ya waktu dia jadi Brad Pitt asli, yang ganteng itu hihi) dengan daisy , wanita yang dicintainya mereka memutuskan untuk hidup bersama. bertahun-tahun hidup bahagia tapi dengan kecemasan yang sama, daisy yang tambah tua, Benjamin yang semakin muda. Benjamin memutuskan untuk pergi travelling biar tidak merepotkan Daisy yang jika ada benjamin, dia harus mengurus 2 anak(satunya lagi anak mereka). setelah bertahun-tahun akhirnya mereka ketemu, tapi dengan kondisi yang beda. Daisy berumur 60tahunan, Benjamin 12 tahun, dan lupa ingatan(mungkin gara-gara penyakitnya ini). akhirnya si daisy memutuskan untuk merawat Benjamin tua yang muda. dia jadi anak kecil yang rewel(umumnya balita) dan masih tidak ingat apa-apa. Benjamin meninggal di umur 86 tahun di pangkuan Daisy yang tua banget, dengan keadaan bayi beberapa bulan.

aduh aneh banget ya?
tapi bagus filmnya, 3 jam lo, serasa nonton film India tapi gak pake joged.
touching, thought-provoking,rich storytelling.
waktu pertama denger tentang film ini, saya sama sekali enggak tau ceritanya itu gimana, malah sebelum nonton dulu, gak kepikiran kalo Brad Pitt peran utamanya9saya pikir Brad Pitt hanya supporting actor). makanya pas liat film ini, banyak sekali tanda tanya yang hadir..hayah.
4 bintang untuk film ini, pertama karena ceritanya aneh, kedua karena film ini gak bikin ngantuk saya walau berdurasi 3jam.

Sunday, January 18, 2009

Revolutionary Road (film)


Another great movie.

Film yang menceritakan kehipudan keluarga suburban. April Wheeler (Kate Winslet) dan Frank Wheeler (Leonardo DiCaprio) berperan sebagai suami istri di film ini. Plot fokus pada Frank yang yakin dengan dirinya(akan pekerjaan dan kehidupan) serta April untuk membesarkan anak-anak mereka di pinggiran kota Connecticut. Dimana mereka berdua sangat berbeda dengan tetangga-tetangganya di Revolutionary Hill Estates.

April adalah aktris pemain drama teater yang mulai terkenal yang kurang puas dengan kehidupannya dan memberi ide pada suaminya untuk pindah ke Paris untuk peningkatan hidup. Dan Frank setuju akan itu. Ide tersebut seperti meniupkan nafas baru bagi kehidupan dan hubungan rumah tangga mereka. Tetapi kenaikan gaji dan promosi yang didapat Frank ditempat kerjanya, yang meringankan beban Frank, dia menjad tidak terlalu tertarik dengan ide istrinya lagi. Dia menjadi suka mabuk-mabukan dan menjalin affair dengan sekretaris tempat ia bekerja. Seiring waktu April juga menjalin hubungan dengan tetangganya, Shep Campbell.



Sementara mereka berusaha untuk keluar dari masalah yang membuat hubungan mereka suram, perlahan pernikahan mereka larut dalam pertengkaran dan peperangan mulut. Selain itu film ini ditambah konflik dengan kehamilan April yang disembunyikan dari suaminya.

Saya paling suka saat klimaks dari film ini, dimana mereka berdua bertengakar hebat. Pertengkarannya itu lo, penuh dengan emosi. Dan tak perlu diragukan acting dari 2 bintang yang juga pernah satu film 11 tahun lalu (TITANIC). Emosi yang keluar dari mereka berdua pas banget.

Awalnya nonton ini gak niat-niat amat. Sekedar buat lullaby aja,hehe. Tapi kok gak ngantuk-ngantuk., saking serunya jadi lupa kalo udah jam setengah2 dini hari. Hihi..



two thumbs up



Saturday, January 17, 2009

city of ember (film)




Kemaren malam saya nonton film ini. Hasil dari menyewa di rental favorit milik mas Ndemo. Sama sekali blank dengan genre film ini. Baru tahu sekarang wlalupun release udah Oktober 2008 lalu. Saya pikir film drama, gak taunya science fiction dan adventure gitu deh. Sekali lagi, kosa kata bahasa inggris saya jauh dibawah standar, subtitle yang hanya sedikit membantu, jadi harus fokus dan volume suara yang lumayan keras untuk menonton film ini. Karena suami takut gangguin orang tidur (dikamar sebelah ada nenekku sakit), jadi gak bisa keras-keras volume suranya.

Untuk review film ini aja saya harus baca-baca lagi di Wikipedia, kurang pede kalau tahu itu-itu aja dan Wikipedia membantu kroscek penilaian saya.hehe


City of Ember adalah sebuah kota bawah tanah yang dibangun untuk masa 200thn untuk melindungi manusia dari bencana (gak dikasi tahu bencana apa). Nah masa 200thn ini sudah hampir berlalu, suplai makanan dan generator pembangkit tenaga yang berkurang membuat seasana kota memburuk. Si lakonnya nih, Lina dan Doon, remaja yang bersahabat baru aja lulus sekolah, dan mulai bekerja. Si Lina menjadi the messenger karena collapse of the telephone system. Si Doon jadi pipeworker yang tugasnya jadi teknisi di hydroelectric generator. Lina menjadi saksi akan kerusakan kota waktu dia sering kesana kemari ngirim pesan ke orang-orang. Dan Doon juga semakin tau kalau pekerjaan tambal menambal menjadi sangat sering terjadi disana (tambal menambal pada system hydroelectric nya). Mereka berdua baru sadar kalau Ember akan collapse saat diadakan perayaan tahunan dimana terjadi malfungsi yang parah pada generator pembangkit tenaga. Karena walikota yang korup dan menutup-nutupi kerusakan kota, dan menipu warga akhirnya 2 lakon itu punya misi untuk menyelamatkan kota dengan bantuan petunjuk dari orang yang membangun kota itu dulu.

Walikota yang mau selamat sendiri membangun bunker dengan suplai makanan dan bahan-bahan kehidupan lainnya untuk dirinya sendiri. Dan sadar kalo si Lina dan Doon bisa jadi membahayakan dirinya(karena 2 anak itu yang nemuin bunkernya), dia memutuskan mereka berdua jadi buronan kota. Keduanya melarikan diri dengan kertas instruksi untuk selamat dari bawah tanah yang ditinggalkan oleh pembangun kota Ember.

Waktu udah ditengah-tengah mereka gak yakin kalau perjalanan mereka akan berhasil baik, tapi waktu ngeliat ada cahaya dari atas mereka percaya kalo planet bumi udah sembuh dari bencana 200thn lalu.

Waktu nyampe permukaan mereka ngirim pesa ke warga kota caranya untuk keluar dari bawah tanah dan sampe ke permukaan lewat batu plus kertas pesan dilempar kebawah yang ditemuin ayah Doon.

Sederhana ya filmnya, tapi menurut saya bagus(well, karena aku suka tipe2 film kayak gini). Sebenarnya separuh dari adegan mereka melarikan diri dan berjalan ke atas, aku ketiduran, haha. Gak tau tiba-tiba merem, mungkin saking pegelnya. Tapi gak mengurangi niat aku untuk ngerti film ini. Kata suami sih agak gak masuk akal cara mereka berhasil nyampe ke atas itu.I must see the movie one more time.

All over film ini dapet bintang 3.5 (dari 1-5) dari saya. Cowok yang jadi lakonnya juga gak jelek-jelek amat, hehe cute(haha). Dan film ini cocok buat tontonan liburan bentar lagi(liburannya adikku).

-HAPPY WEEKEND, HAPPY WATCHING-

Monday, January 12, 2009

7names.7strangers.1secret (Seven Pounds film)

saya ini orangnya cengeng. dengan mudahnya bisa mewek nangis tersedu-sedu hanya karena hal sepele. tapi kalau nonton film hollywood yang drama menjadi sulit banget. terharu tapi tidak mewek. namunnn... waktu beberapa hari lalu nonton film (dapet film bagus: THE PUNISHER, MADAGASCAR 2, THE MINIS, BODY OF LIES, WELCOME HOME ROSCOE JENKINS, DAN TEREERERERTTTTTT...SEVEN POUNDS). nah yang saya tonton yang terakhir ini, Seven Pounds. judulnya lucu ya (kalo bahasa indonesia artinya 3,175146 kilo). sebelum nonton ini, sudah beberapa orang memberi rekomendasi, dan saya sering liat waktu browsing-browsing internet, kalau film ini oke banget. karena dapat filmnya bukan original aka piracy (:D), jadi subtitle seadanya.dengan kemampuan bahasa inggris yang pas-pasan, kuberanikan diri nonton film ini bersama suami. saya serius banget nontonnya,karena subtitle tak dapat diandalkan, jadi telinga harus 100% online fokus ke filmnya(gaya banget padahal sedikit sekali kosa kata yang dikuasai). saya mulai ngerti jalan cerita ketika masuk di tengah-tengah, ketika will smith(peran: Ben Thomas) ketemu dengan Holly (perempuan kuliat hitam yang pernah didonor satu ginjalnya) , nonton pun dibumbui komentar di belakang telinga saya ,"aduh aku gak ngerti deh kok will nya nangis?" "kok cemberut willnya?", suara suami tercinta. sementara saya dengan sadisnya hanya jawab "oooo, gini " "oooo gitu".

ceritanya Ben Thomas (Will Smith), yang pada intinya merasa bersalah atas kematian tunangannya dan 7 orang lain(gak tau 6 apa 7) pada sebuah kecelakaan mobil. sejak itu dia memutuskan unuk mendonorkan organ tubuhnya pada 7 orang (1 orang dapat rumahnya, bukan organ tubuh). menurut saya akting Will di film ini mengharukan banget (selain apik ya), karena hampir sepanjang film dia mengerutkan dahi, nangis, tidak ada guyonan yang biasa dimainin di film-film sebelumnya(cuman sekali mungkin). tapi dilema datang saat si Ben jatuh cinta dengan bakal penerima donornya, si Emily Polsa(punya penyakit heart failure kalau gak salah). Ben yang pada akhir cerita ketemu dengan Saudaranya (kalau aku tidak salah baca, Ben itu sebenernya nama dari sodaranya ini, sedangkan Will nama aslinya Tim), sodaranya datang berusaha untuk berbicara dengan Tim aka Ben , tetapi dia selalu menghindar. mungkin si sodaranya ini mau mencegah dia untuk bunuh diri(memenuhi keinginannya untuk donor pada 7orang). pada akhirnya si Ben aka Tim tetap dengan maksud awalnya untuk donor pada 7 orang. dia bunuh diri di bak mandi kamar hotelnya dengan berendamdi bak itu ditambahin ice cube satu karung plus jelly fish peliharaan dia, dia jadi kena setrum sama binatang itu(pain dan paralysis deh pokoknya). jadilah dia mati, dan jantung dan kornea matanya disumbangin ke Emily dan seorang pemain piano. daftar penerima donor(kayak nerima BLT).
Nama
donornya
Emily Posa jantung
Ezra Turner mata
Ben Thomas paru-paru
Holly hati
George Ristuccia ginjal
Nicholas (the little boy) sumsum tulang
Connie rumah


over all, film ini bagus banget, apalagi penggemar will gak bakal menyesal nonton ini, mengingat sutradara-sutradara di hollywood menganggap will adalah pembawa hoki bagi perfilman sana tahun 2008.dan filmnya membuat saya nangis(tapi gak sampe mewek- mungkin karena sutradaranya sama ama film Pursuit of happiness,yang membat saya terharu juga). recommended movie bagi yang belum nonton. dan anehnya suami baru tahu inti dari cerita ini di saat filmnya sudah berjalan 3/4 bagian. hehe


Best Quote (4me):
"It's Time, I love You" - waktu si Ben mau bunuh diri dan telpon sahabatnya dulu.tidakkkk



-SELAMAT MENONTON-